Baca Ebook

Baca Ebook
BACA BUKU DIGITAL DI SINI. KLIK GAMBAR DI ATAS!

Jumat, 27 Desember 2019

Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) PJOK di SMPN 2 Salatiga

Program Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan guru PJOK melalui Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) berbasis zonasi diselengarakan di SMPN 2 Salatiga. SMPN 2 dipilih menjadi pusat belajar kegiatan yang diselenggarakan pada tanggal 16 November 2019 s.d. 14 Desember 2019. Jumlah peserta program PKP tahap ke II adalah 17 guru PJOK SMP yang tergabung dalam komunitas MGMP PJOK. Peserta mendaftar dan dipilih berdasarkan data dari web https://gtk.belajar.kemdikbud.go.id/. Kegiatan PKP terdiri dari 5 kegiatan IN pertemuan tatap muka dan 3 kegiatan ON kegiatan mandiri di sekolah masing-masing. 

pembukaan PKP pada tanggal 16 November 2019
Rincian kegiatan IN ON IN PKP PJOK di Pusat Belajar SMPN 2 yaitu:

No
Kegiatan
Waktu
Tempat
1
Inservice Training 1 (IN-1)
·    16 November 2019
·    In 1 selama 1 hari (10 JP)
Di Pusat Belajar (PB) SMPN 2 Salatiga
2
Inservice Training 2 (IN-2)
·    23 November 2019
·    In 2 selama 1 hari (10 JP)
Di Pusat Belajar (PB) SMPN 2 Salatiga
3
On the Job Learning 1 (ON-1)
·    25 s.d 29 November 2019
·    On selama 5 hari, @ 2 JP/hari (10 JP)
Di sekolah masing-masing peserta secara mandiri
4
Inservice Training 3 (IN-3)
·    30 Desember 2019
·    In 3 selama 1 hari (11 JP)
Di Pusat Belajar (PB) SMPN 2 Salatiga
5
On the Job Learning 2 (ON-2)
·    2 s.d 6 Desember 2019
·    On selama 5 hari, @ 2 JP/hari (10 JP)
Di sekolah masing-masing peserta secara mandiri
6
Inservice Training 4 (IN-4)
·    7 Desember 2019
·    In 4 selama 1 hari (11 JP)
Di Pusat Belajar (PB) SMPN 2 Salatiga
7
On the Job Learning 3 (ON-3)
·    9 s.d 13 Desember 2019
·    On selama 5 hari, @ 2 JP/hari (10 JP)
Di sekolah masing-masing peserta secara mandiri
8
Inservice Training 5 (IN-5)
·    14 Desember 2019
·    In 5 selama 1 hari (10 JP)
Di Pusat Belajar (PB) SMPN 2 Salatiga


Salah satu kegiatan Inservice Training pelatihan


Selasa, 19 November 2019

Salatiga Cup 2019: Pertandingan Bolabasket

Salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan di Salatiga Cup 2019 tingkat SMP adalah bolabasket. Pertandingan dilaksanakan dengan sistem gugur pada tanggal 18 s/d 20 November 2019. Pertandingan yang berlangsung di Gedung Olahraga Dinas Kepemudaan dan Olahraga kota Salatiga tersebut mempertemukan tim putra SMP 2 dan SMP lab Satya Wacana di partai puncak. Pertandingan berlangsung dengan tempo cepat di mana pergerakan bola dari back court ke front court terjadi dalam hitungan di bawah 10 detik. Pertandingan berakhir dengan margin skor yang cukup jauh bagi keuggulan tim putra Satya Wacana.

Pertandingan berlangsung meriah dengan kehadiran suporter


Keunggulan fisik dan postur pemain lawan membuat pertandingan terasa sulit bagi SMP 2. Iskandar, pembina tim bolabasket SMP 2 salatiga, mengatakan bahwa tempo permainan yang dipaksakan cepat oleh tim lawan menguras tenaga pemain di awal-awal quarter 1. Penempatan posisi saat bertahan dengan sistem zone marking yang diterapkan oleh tim UKSW membuat shooter dari SMP 2 kesulitan melepaskan tembakan bersih ke ring. Percobaan tembakan 3 angka sudah coba dilakukan, akan tetapi akurasi yang kurang membuat bola rebound langsung dimanfaatkan tim Lab. untuk melaksanakan fast break.

SMPN 2 Salatiga vs SMP lab. Satya Wacana
pada partai puncak bolabasket putri SMP mempertemukan tim dari lab. satya wacana dengan SMP Stella Matutina. Pertandingan berakhir dengan kemenangan SMP Lab. Posisi ke tiga dalam kejuaraan Salatiga Cup ditempati tim putri SMPN 2 Salatiga setelah mengalahkan SMPN 3 Salatiga (Netisa) dengan skor 12 - 5.

Tim SMPN 2 saat menghadapi Lab. Satya Wacana pada semifinal


Kamis, 14 November 2019

Musprov dan Kejurprov Anggar Tahun 2019

Kota Salatiga padat dengan agenda kegiatan olahraga, baik mulai tingkat lokal, regional maupun nasional. Kegiatan yang digelar di Salatiga diantaranya Lomba Lari di IAIN Salatiga yang telah terlaksana. Disusul, event Salatiga Cup hingga awal Desember 2019 mendatang.

Untuk ajang tingkat Provinsi Jateng sekarang sedang berlangsung kejuaraan Anggar mulai 11-15 Nopember 2019. Khusus Kota Salatiga sendiri mengirimkan atlet anggar dalam event tersebut sebanyak 23 atlet. Target Salatiga meraih 2 medali emas dan pada hari pertama sudah meraih 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu.
Para atlet dari beberapa kabupaten dan kota di Jawa Tengah mengikuti upacara pembukaan kejurprov 2019

Selain kejuaraan Anggar tersebut, pada Senin (11/11/2019) digelar Musyawarah Provinsi (Musprov) Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Jateng dan Kota Salatiga menjadi tuan rumah. Terpilih menjadi Ketua IKASI Jateng periode 2019-2023 adalah Bayu Kushendar (Kabupaten Semarang).
Musprov pada tanggal 11 November 2019



Simak video final Kejurprov Jawa Tengah anggar kategori beregu putri yang mempertemukan tim Salatiga an Surakarta: 






Kamis, 31 Oktober 2019

Membuat Pola Latihan Teknik Dasar Sepakbola

Materi permainan bola besar sepakbola diberikan pada awal semester gasal. Kegiatan peserta didik dilakukan di dalam kelas dengan pemberian teori dan belajar secara berkelompok. Pembelajaran di kelas diarahkan dengan membuat pola latihan teknik dasar dengan formasi berhadapan, segitiga, maupun bentuk yang lain. Teknik dasar yang dirangkai dalam formasi adalah teknik dribbling, passing, dan shooting.


Senin, 28 Oktober 2019

Pemanfaatan Smartphone pada Pembelajaran PJOK di SMPN 2 Salatiga


Penggunaan kamera untuk mengidentifikasi gerakan start jongkok di kelas VII I. Peserta didik merekam aktivits dari teman dan mengkoreksi kesalahan yang terjadi berdasarkan file rekaman.

Peserta yang melakukan dapat melihat kesalahan yang dilakukan sehingga mempermudah perbaikan teknik start jongkok. Dengan adanya kamera kegiatan pembelajaran dapat berlangsung lebih menyenangkan. Peserta didik antusias untuk merekam temannya dan mengulang praktik start jongkok. 

Sebelumny kegiatan pembelajaran PJOK di awali dengan permainan Kahoot! yang berisi kuis/ pertanyaan seputar lari jarak pendek (start jongkok)

Lomba Inovasi Pembelajaran (INOBEL) Tahun 2019

Penulis berkesempatan mengikuti lomba inovasi pembelajarn untuk kategori PASOBIMBK. Kategori tersebut termasuk mata pelajaran Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi. Lomba Inobel tersebut merupakan bentuk kompetisi sekaligus penghargaan terhadap guru dari Kesharlindung Kemdikbud. Kesempatan pertama tersebut menjadi penyemangat untuk mengikuti kegiatan serupa di tahun depan. 
Inobel tahun 2019 terdiri dari 2 tahapan tatap muka, workshop dan kegiatan finalis. Kegiatan workshop dilakukan di hotel Cavinton Jogja dan Finalis Inobel di undang di The Singhasari Resort Kota Batu, Malang. Segala akomodasi transportasi ditangung oleh Kesharlindung. Transportasi darat dan udara, tempat menginap, dan kegiatan wisata edukasi diberikan kepada peserta finalis. Pada akhir kegiatan selain ung pengganti transportasi, semua peserta tanpa terkecuali mendapatkan uang pembinaan yang jumlahnya cukup banyak :D.


Setelah rangkaian kegiatan Inobel, penulis sempatkan mampir ke Bromo. :D

Senin, 16 September 2019

Review Rumah Belajar

Rumah belajar.id merupakan website resmi dari kemdikbud yang berisi fitur-fitur kelas maya. Saya sudah membuat review terkait halaman rumah belajar. Silahkan menyimak video di bawah:

demikian review dari saya menggunakan aplikasi dictation.io untuk merubah speech to text dan sebaliknya aplikasi dari google translete untuk merubah text to speech. Semoga bermanfaat.

Selasa, 30 Juli 2019

Bugar melalui Permainan Bontul (Bola Pantul)



Gambar Lapangan Bola Pantul:

Gambar. Lapangan yang digunakan lap. bulutangkis
Tujuan meningkatkan daya ledak, kelentukan, ketepatan, dan daya tahan umum. Deskripsi permainan: pada bidang persegi panjang dengan ukuran yang disesuaikan dengan kebutuhan di bagi menjadi dua area yang sama luas. Peserta bertanding dalam 1 set dengan jumlah game 25 sama seperti game set bola voli.
1 Peserta dalam kelompok saling berhadapan pada dua bidang lapangan bulutangkis dengan ketinggian net 150 cm. terdapat garis serang dengan jarak 1 meter.
2    Permainan menggunakan sebuah bola pantul (seukuran bola takraw)
3   Peserta memulai permainan dari sisi belakang daerah pertahanan dengan cara melempar dari atas kepala (overhead) melewati net. 
4.  Bola dipantulkan di daerah lawan, sedangkan lawan berusaha menangkap bola pantulan 
5.  Apabila bola tidak bisa ditangkap pada pantulan pertama, tim lawan mendapatkan poin
6. Jumlah poin 25 tiap satu set atau menyesuaikan.

Aplikasi permainan: 

Gambar. Jumlah pemain dapat menyesuaikan 

Jumat, 26 Juli 2019

Teori Ilmu Pengetahuan dalam Aktivitas OIahraga


Banyak cabang olahraga merupakan kombinasi dari gerak angular dan linier. Pada anggota gerak bagian atas tubuh menunjukkan gerak linier sedangkan pada tungkai menunjukkan gerak angular. Kombinasi dari keduanya disebut dengan Gerak Umum.
Kinetik berhubungan dengan suatu gesekan atau gaya. Kegiatan olahraga melibatkan aplikasi gaya-gaya pada subjek maupun objek dalam suatu kegiatan olahraga. Kinetika berkaitan dengan apa yang menyebabkan tubuh untuk bergerak. Kinetik berhubungan dengan suatu gesekan atau gaya. Kegiatan olahraga melibatkan aplikasi gaya-gaya pada subjek dan objek suatu kegiatan olahraga. Kinetik linier merupakan ilmu untuk mengetahui penyebab gerakan linear. Sedangkan Kinetik angular merupakan ilmu untuk mengetahui penyebab gerakan memutar.

      HUKUM GERAK PERTAMA NEWTON: Hukum Kelembaman
Corpus omne perseverare in statu sue quiescendi vel movendi uniformiter in directum. Nisi quatemus a viribus impressis cogitur statum illum mutare. (Newton 1686/1934 p.644)
Ini adalah Hukum gerak Pertama Newton dalam bahasa latin sebagai mana tertulis didalam Principia. Hukum ini biasa disebut sebagai Hukum kelembaman . Jika diartikan secara langsung, Hukum ini menyatakan “ Setiap benda akan tetap diam jika benda tersebut sebelumnya atau akan tetap bergerak jika sebelumnya bergerak kecuali ada gaya yang dapat mempengaruhinya” (Newton 1686/1934 hal.644) Hukum ini menjelaskan apa yang terjadi pada suatu objek jika tidak ada gaya yang mempengaruhinya atau gaya yang bekerja pada objek sama dengan nol. Atau secara sederhana Hukum pertama Newton menyatakan jika tidak ada gaya yang mampu mempengaruhi objek maka objek akan tetap pada kondisi awalnya. Jika awalnya objek tersebut diam maka objek tersebut akan tetap diam jika tidak ada gaya yang mempengaruhi dan jika awalnya objek tersebut bergerak maka objek itu akan tetap bergerak jika tidak ada yang mempengaruhi
v  yang mempengaruhi  objek sama dengan nol, maka kecepatan peluru konstan atau tidak berubah. Hukum gerak pertama Newton menjadi dasar untuk menggambarkan persamaan gerak horizontal dari peluru yang dibahas pada bab sebelumnya Setiap benda akan tetap diam jika benda tersebut sebelumnya atau akan tetap bergerak jika sebelumnya bergerak kecuali ada gaya yang dapat mempengaruhinya

Prinsip Latihan Fisik


a.    Prinsip beban bertambah
Tubuh manusia pada umumnya menyesuaikan diri dengan beban kerja atau beban yang lebih berat. Kekuatan otot akan lebih efektif bila diberi beban sedikit diatas kemampuannya. Prinsip peningkatan beban bertambah dalam latihan dapat dilakukan dalam beberapa cara, misalnya meningkatkan frekuensi, intensitas, tipe latihan dan lama latihan.
b.    Prinsip individualisasi
Setiap individu mempunyai faktor psikologis dan fisiologis yang berbeda, oleh karena itu prinsip individualisasi merupakan hal yang sangat penting diterapkan pada setiap pelaku.Setiap program latihan harus disusun berdasarakan kemampuan masing-masing pelaku agar tujuan latihan dapat tercapai.Factor umur, jenis kelamin, bentuk tubuh, kedewasaan, latar belakang pendidikan, lamanya berlatih, tingkat kebugaran jasmani, psikologis setiap pelaku semuanya harus diperhatikan dalam penyusunan suatu program latihan fisik.

Rangka dan Sendi


Dalam sistem rangka manusia terdapat tiga jenis hubungan antar tulang. Sebutkan ketiga jenis hubungan antar tulang terbut beserta contoh-contohnya. Sinartrosis yaitu sendi yang tidak dapat digerakkan karena tidak memiliki celah diantara sendinya dan dihubungkan oleh jaringan ikat yang keras. Sendi sinartrosis ini dapat dibagi dalam 2 tipe Suture, yaitu sendi yang dihubungkan dengan jaringan ikat fibrosa rapat yang hanya ditemukan pada tulang tengkorak. Contoh : sutura sagital dan parietal. Sinkondrosis, yaitu sendi yang tulang-tulangnya dihubungkan dengan kartilago hialin. Contoh :lempeng epifisis sementara antara epifisis dan diafisis pada tulang panjang anak.
Amfiartrosis yaitu sendi yang pergerakannya sedikit karena dihubungkan oleh kartilago (tulang rawan). Amfiartrosis juga terbagi atas 2 tipe :
Simfisis, adalah sendi yang kedua tulangnya dihubungkan dengan diskus kartilago, yang menjadi bantalan sendi dan memungkinkan terjadinya sedikit gerakan. Contoh : simpisis pubis Sindemosis, terbentuk saat tulang-tulang yang berdekatan dihubungkan dengan serat-serat jaringan ikat kolagen. Contoh : ditemukan pada tulang yang bersisihan seperti radius dan ulna, tibia dan fibula
Diartrosis yaitu sendi yang pergerakannya bebas karena hubungan antar tulang di kedua ujungnya tidak dihubungkan oleh jaringan.

Anatomi Tubuh Manusia


Contoh gerakan-gerakan fleksi, ekstensi, abduksi, adduksi, rotasi, sirkumduksi, pronasi, supinasi, elevasi, depresi, inversi, eversi pada berbagai cabang olahraga.
Fleksi adalah gerak menekuk atau membengkokkan Ekstensi adalah gerakan untuk meluruskan. Contoh: gerakan  ayunan lutut pada kegiatan gerak jalan. Gerakan ayunan ke depan merupakan (ante)fleksi dan ayunan ke belakang disebut (retro) fleksi/ekstensi.
Adduksi adalah gerakan mendekati tubuh. Abduksi adalah gerakan menjauhi tubuh. Contoh: gerakan membuka tungkai kaki pada posisi istirahat di tempat merupakan gerakan abduksi (menjauhi tubuh). Bila kaki digerakkan kembali  ke posisi siap merupakan gerakan adduksi (mendekati tubuh).


Elevasi merupakan gerakan mengangkat, depresi adalah gerakan menurunkan. Contohnya: Gerakan membuka mulut  (elevasi) dan menutupnya (depresi)juga gerakan pundak keatas (elevasi) dan kebawah (depresi).

Kamis, 25 Juli 2019

Atletik Cabang Lari

A. Pentingnya teknik dalam berlari


Teknik berlari penting diterapkan ketika berlari untuk mendapatkan hasil lari yang maksimal dan mengurangi cidera. Lari cepat dengan posisi badan tegak tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal karena hambatan badan lebih besar dibandingkan dengan posisi condong ke depan. Berbeda dengan lari jarak jauh yang irama kecepatan lari lebih lambat posisi tubuh tegak bermanfaat untuk menjaga keseimbangan badan. Teknik berlari yang benar mencegah terjadinya cidera pada peserta didik. Pada lari cepat pelari tidak menggunakan tumit untuk mendaratkan kaki pada setiap langkahnya. Hal tersebut akan membuat kaki terkilir dan tubuh kehilangan keseimbangan.

B. Tahapan Lari Sprint 

Posisi start jongkok Bersedia sesuai terlihat pada gambar:


Posisi start jongkok Siap sesuai terlihat pada gambar:


Posisi start jongkok aba-aba Ya! terlihat pada gambar:

Rabu, 24 Juli 2019

The Origin of Gymnastic


Pokok kata senam dari Yunani dengan kata Gymnos. Dalam bahasa Belanda Gymastiek, sedangkan Gymnastic dalam bahasa Inggris. Jadi senam adalah terjemahan dari kata Gymastiek/ Gymnastic. Gymnos berarti telanjang. Gymnastic pada jaman kuno memang dilakukan dengan badan telanjang atau setengah telanjang dengan maksud agar gerakan dapat dilakukan dengan sempurna. Gymnasion/Gymnasium berarti rungan tertutup tempat berlatih/ bertanding dengan badan telanjang atau setengah telanjang, sedangkan pesenam disebut dengan Gymnast. Saat sekarang ini senam tidak lagi dilakukan dengan telanjang, namun telah diciptakan pakaian khusus baik untuk pesenam putra dan pesenam putri dan dapat dilakukan di luar ruangan dan di dalam ruangan.

sumber: http://hetroertzen.com

Tokoh-Tokoh Senam

NO
NAMA TOKOH
PERAN DALAM PERKEMBANGAN SENAM
1
Johan Cristoyen Friedrich Basedow (1776)
memasukkan senam sebagai bagian dari pada tugas
kedalam sekolah-sekolah di eropa. Beliau adalah penulis Senam yang pertama dan sebagai guru senam, yang memberi latihan-latihan menurut suasana yang teratur. Kegiatan-kegiatan jasmani yang terpimpin dan teratur dipandangnya sebagai suatu alat pendidikan yang baik untuk mengembangkan jasmani dan rohani
2

Johan Bernhard Gutsmuths
menciptakan senam sekolah secara sistematis dengan dasar-dasar Paedagogisch. Menciptakan permainan senam dengan tujuan kesenangan dan kegembiraan jiwa sebagai lawan dari permainan yang mengejar kemenangan. Menerbitkan buku berjudul “ Gymnastic fur Die Jugend” (1793)
3
Gerhadr Ubrich Anton Vieth

Membagi macam-macam latihan, yaitu : 1). Latihan pasif, untuk menempa dan memantapkan organ tubuh, misalnya : duduk, berbaring, mengayunkan anggota tubuh. 2) Latihan aktif, untuk menguatkan, kelentukan dan kreativitas serta skill, misalnya : berjalan, memanjat, melompat, melompat pada perkakas. Penggagas palang sejajar pada senam yang secara resmi menjadi apparatus senam.
4
Johann Heinrich Pestalozzi
pencipta latihan-latihan bebas/ senam elementair (senam lantai) berdasarkan gerak persendian persendian tubuh dan senam calisthenics (senam pembentukan). Mengembangkan olahraga pendidikan dan khususnya untuk senam di Jerman maupun Negara lainnya.
5

Adolf Spiess


Bapak senam ala Jerman latihan bebas dengan kemungkinan gerak seluas-luasnya. Menemukan gerakan kip-up giant swing fly away, dan sikap kaki yang lurus.




6
Johan Friedrich Simon dan Friedrich Ludwig Jahn
Friedrich Ludwig Jahn lahir di Berlin Jerman Barat pada tahun 1774, ayahnya adalah Johan Friedrich Simon seorang pendeta yang juga berprofesi sebagai pendidik dan berhasil menciptakan latihan untuk alat (tangga), tali panjat dan sebagainya, Simon yang membangun senam alat kemudian diteruskan oleh putranya F.L Jahn. Mendirikan organisasi yang diberi nama yang
beranggotakan para guru, orang dewasa dan para pemuda di Jerman dengan motto perjuangan :4F (fresh = riang; Frie = merdeka; Frechlich = cakap; Fromm = jujur). Semenjak itu Istilah gymnastik dirobah menjadi yang selanjutnya dikenal dengan istilah Turnen (alat).
7

Pehr Hendrik Ling dan Hjilmar
Mempermudah gerakan-gerakan senam yang disesuaikan dengan ilmu Anatomi dan Physiologi. Menciptakan suatu perkakas yang dipergunakan untuk melaksanakan gerakan-gerakan senam, misalnya memanjat, melompat, melompat dengan kuda-kuda (voulting), angkat besi, angkat beban, latihan keseimbangan, dan semua gerakan ini harus dimulai dengan memakai aba-aba. Menciptakan perkakas seperti palang tunggal, balok keseimbangan, kuda-kuda berpelana, tangga swedia, bangku Swedia dan riba, ini biasa disebut perkakas senam Swedia, perkakas tersebut masih dilengkapi dengan ; tali serong, tali tegak lurus, tali panjat dan kuda-kuda. Selanjudnya Hjilmar Ling (anak P.H Ling) menciptakan palang tunggal, beliau mengembangkan system ayahnya.
8
Amoros
menggunakan perkakas trapeze, gelang-gelang, tali berbuku papan serong, alat pengukur kekuatan fisik.
9

Frans Nachtegall





Pemakaian matras untuk lompat kuda-kuda
yang pertama kali
10
Gaulhobfer dan Margareta Streicher
Menyusun suatu system olahraga pendidikan, yang sampi sekarang dikenal dengan system Austria berfikir sangat dipengaruhi oleh aliran modern dalam bidang ilmu jiwa, ilmu mendidik dan ilmu biologi. Pandangan modern terhadap latihan jasmani ditinjau dari segi pengetahuan: biologi physiologis, morpologis, media, dari sudut sejarah sosial dan budaya semuanya diperhatikan serta diolah dengan seksama dalam menyusun sistem tersebut.
11
Kapten P. Eenhoom dibantu oleh Letnan C.Giebel dan

Letnan Reinolse sebagai instruktur.
Mendirikan sekolah senam kemiliteran. Melaksanakan senam system Swedia, dibangun Aula Senam (Gymnasium) yang dilengkapi dengan perkakas Senam berupa : matras, box (Kuda-kuda, kambing-kambingan, kuda berpelana, palang tunggal, rings, balok keseimbangan, jenjang, bangku Swedia, palang sejajar dan tali untuk latihan berayun, disamping itu juga dilengkapi alat senam misalnya: gada, simpai, halter, tongkat 1 meter, dempel dan sebagainya.